Senin, 25 Februari 2013

microphon Philosophy


Microphon is helping people to be loud them voice. Microphone adalah alat yang membantu manusia untuk membesarkan suara mereka, apapun tujuan bicara manusia tersebut, microphone akan tetap membantu mereka membesarkan suara mereka untuk dapat didengar orang banyak. Microphone adalah benda mati, yang kita jadikan sebagai philosophy hidup adalah sistem kerjanya yaitu konsisten dalam membantu dan menjalankan sistem kerjanya sesuai aturan, tidak peduli getaran yang besar dari sumber suara sehingga lebih menggencangkan suara yang keluar dari mic, mic akan tetap menyalurkan getaran sumber suara menjadi lebih besar.
Dalam hidup, kita harus konsisten dan memilih jalan hidup bagi diri kita sendiri, terlebih kita sudah dewasa dan mulai diberikan kebebasan untuk memilih, bukan hanya memilih cara berpakaian yang cocok dan pantas untuk kita kenakan dan menjadi karakter diri kita, tetapi dalam hal yang lebih luas dan menuju masa depan, dengan apa kita hidup, dengan siapa kita hidup, dan bagaimana kita bertahan dan tetap bahagia. Konsistensi dalam hidup saya rasa sangat lah penting, untuk kita sejak dini dapat menilai mana dan apa saja yang harus kita segera lakukan untuk survive di kehidupan kita.
Konsep konsistensi kita ini bukan hanya memilih satu titik lalu akan tetap memilih satu titik yang sama walau bagaimanapun keadaannya dan kondisinya. Tetapi lebih kepada bagaimana cara yang dilakukan agar kita tetap bahagia dan membahagiakan. Konteks membahagiakan disini tentu bagaimana kita dapat membahagiakan orang lain, orang lain disini akan saya khususkan sebagai pasangan hidup atau calon pasangan hidup.
Bila umur anda sudah memasuki kepala dua tentu ada pikiran untuk segera memiliki pasangan yang nantinya akan anda jadikan pasangan hidup atau bestfriend. Saya lebih senang menyebut pasangan hidup dengan sebutan bestfriend. Bila anda playgirl atau lebih seperti primadona, banyak lawan jenis anda yang menyukai anda dengan menunjukan sikap yang tentu sikap menyenangan bagi anda. Tapi tahukah anda menyenangkan belum tentu bahagia. Karena menurut saya bahagia adalah campuran cinta, ketulusan, kenyaman, rasa suka dan success of problem solving. Ya suka, tidak munafik salah satu factor anda memilih pasangan adalah karena suka, entah apa yang anda suka yang jelas ada sisi lain dari pribadi, fisikly yang anda kagumi. Saya rasa itu penting untuk mempertahankan hubungan. Bayangkan bila tidak ada hal yang anda suka dari psangan anda apakah anda akan tetap bersamanya??? Tidak bukan!
Oke apabila anda dilanda rasa bimbang memilih mana yang harusnya jadi bestfriend anda maka coba telusuri apakah anda telah bahagia dengannya? Ciptakan konflik dan tangani masalah yang menjadi konflik kalian bersama. Konflik disini bukan hanya konflik sekedar “ngambek, marah, bĂȘte, manyun, cemberut, menggerutu, menyindir atau lainnya” tetapi lebih kepada permasalahan yang lebih besar dari itu, seperti bagaimana pemecahan masalah jika anda anda harus kerja/kuliah/pindah keluar kota/negri dan bagaimana untuk tetap menjaga hubungan kalian. Ingat! Tetap menjaga. Bukan sebuah pilihan seperti, apakah hubungan akan dilanjutkan atau tidak, itu adalah bukan ciri-ciri problem solver sejati. Banyak permasalahan yang bisa anda buat, tidak mengapa anda membuat permasalahan ini untuk kalian bisa belajar, tetapi jangan seperti mengetes pasangan anda, saya rasa sikap menge-tes pasangan itu bukan tipe pasangan yang baik, karena seolah mereka adalah orang yang benar yang sudah pantas menge-tes orang yang kemampuannya kurang sehingga perlu di test. Anda sudah dewasa saya rasa untuk bersiap bijak menciptakan sebuah problem yang mungkin akan atau sedang terjadi dalam hubungan anda yang tidak terlihat seerti anda akan melakukan sebuah test kepada pasangan anda. Maka anda dapat temukan bagaimana dan seperti apa pasangan anda mencoba menyelesaikan permasalahan yang anda buat.
Perlu anda ketahui reader.. bahwa permasalah pasangan seperti lama membalas sms, tidak ada kabar selama beberapa jam (kurang dari sehari), tidak romantic, kebiasaan semula awal menjalin hubungan seolah berkurang. Itu adalah permasalahan kecil yang kita harus bisa melawan ego diri untuk tetap sabar dan menghilangkan amarah dalam hati, anda harus berlatih permasalahan kecil seperti itu namun sulit untuk dipraktekan, makanya teruslah berlatih untuk sabar, berpositif thiking dan menahan ego serta amarah dalam diri. Kita bukan waktunya lagi bahkan sejak anda pacaran harusnya permasalahan sepele seperti itu tidak harus anda khawatirkan atau anda jadikan sebuah permsalahan besar.
Jadi konsistenlah dalam bersikap dan membuat keputusan dalam problem solving pada pasangan anda. Buatlah pasangan anda kagum dengan ke-elegan-an yang anda ciptakan dalam memutuskan suatu permasalahan dan menyikapi permasalahan. Tenang … kesabaran dan kebijaksanaan anda akan berbuah manis J like a microphone that always louding our voice.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar