Kutipan buku
Habibie & Ainun
Mengimbangi
suami adalah keharusan “istri yang tidak mengikuti suami akan ditinggalkan”.ini
semacam hukum alam.
Kutipan diatas
diucapkan oleh ibu Ainun Habibie. Saya sebenernya merasa ragu apakah kata sepadan itu benar atau tidak, ternyata
kutipan yang ditulis dalam buku Ainun Habibie ini menegaskan bahwa memang kita
akan mendapat yang sepadan bagi kita. Dan setiap insan kan mendapat yang
sepadan baginya. Entah anda percaya atau tidak, bila di perhatikan dan telusuri
memang mayoritas pasangan adalah mereka yang sepadan. Saya rasa kata sepadan
disini bukan berarti anda yang merasa belum sepadan dengan pasangan anda berarti tidak pantas
untuk tetap berada disisi pasangan anda. Saya harap anda tidak pesimis dan
tidak berfikir seperti itu.
Anda hanya belum
pantas untuk tetap berasa disisi pasangan anda, anda harus mengubah keadaan itu
semua menjadi sepadan dengan anda. Ada hal-hal yang perlu dirubah untuk anda
dapat disepadankan dengan pasangan, dari perilaku, pola pikir, dan hal-hal yang
lain yang dirasa perlu dirubah dalam diri anda hingga anda dapat dirasa sepadan
dan akhirnya nyaman satu-sama lainnya.
Coba anda pikir
bila pasangan andalah yang anda rasa sudah tidak sepadan dengan anda yang
sekarang, apakah anda akan tetap nyaman dengannya? Bila anda tetap nyaman
walaupun pasangan anda tidak sepadan, niscaya akan ada ketidak seimbangan dalam
kehidupan anda berdua, entah anda yang akan merasa mendominasi hubungan, entah
pasangan anda yang mulai merasa minder, ataupun pasangan anda yang malah
memanfaatkan keadaan seperti ini tanpa mau meningkatkan kapasitas diri untuk
mnyepadankan dengan anda.
Jadi anda harus
selalu meningkatkan kapasitas diri untuk saling menyepadankan dengan pasangan
anda. Itulah kualitas hubungan dimana anda selalu ingin meningkatkan kualitas
hubungan dengan selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas diri masing-masing.
K&K in this
morning post (21/01/2013 : 10 am)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar